img_3700

Jakarta – Kabar gembira datang dari jagat eSports Indonesia. Berlaga di CyberFusion 2015, Team NXL> asal Jakarta berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan tim Singapura, TitanS, dengan skor 16-4 di final Counter Strike: Global Offensive (CS:GO).

CyberFusion 2015 yang berlangsung pada 14-15 November 2015 merupakan turnamen game tahunan yang diadakan di Negeri Jiran. Bertempat di Multimedia University, kota Cyberjaya, Malaysia, salah satu ajang LAN party game terbesar di Asia Tenggara ini diikuti total 18 tim.

Indonesia yang diwakili oleh Team NXL> menjadi satu dari dua negara lainnya, yakni Malaysia dan Singapura yang turut berlaga di turnamen tersebut. Kepada detikINET, leader dari Team NXL>, Richard Permana, mengaku jika mereka datang atas kemauan sendiri.

“Kami memang berangkat karena inisiatif sendiri dan ingin bertanding dengan tim di Asia Tenggara lainnya, bukan karena diundang oleh pihak panitia,” ujar Richard, Selasa (17/11/2015).

Team NXL> memang dikenal sebagai tim eSports andalan Indonesia yang sering bertanding di berbagai kejuaraan, baik bertaraf nasional maupun internasional.

“Team NXL> masih menjaga rekor dan bahkan menambah rekor menjadi empat kali berturut-turut juara satu di kancah internasional, empat kali berturut-turut bentangkan bendera Merah Putih di posisi terbaik,” terang Richard.

Begitupula dengan perjalanan mereka di CyberFusion 2015. Dari total lima laga, Team NXL> sama sekali tak pernah keok.

Dengan mode pertandingan Best of Match poin 16, Team NXL> sukses membabat habis lawan-lawannya dengan skor telak.

Ketika melawan tim Sadboys misalnya, Richard dan kawan-kawan sukses menumbangkan Sadboys dengan skor mencolok, 16-0. Kemenangan kembali diraih saat melawan tim tuan rumah, MVP Malaysia.

Dengan memilih map de_mirage, Team NXL> membantai MVP Malaysia dengan skor 16-4. “Yang paling seru adalah ketika melawan TitanS. Dua kali bertanding, dua kali pula TitanS mengalami kekalahan di map yang sama,” ungkap Richard.

Dengan kemenangan di laga final tersebut, tim yang digawangi oleh Richard “nxl> frgd[ibtJ]” Permana, Vega “soifong” Tanaka, Agung “Sys” Frianto, Albert “frostmisty” Giovanni, dan Baskoro “roseau” Dwi Putra ini memboyong pulang hadiah senilai RM 4.000 atau sekitar Rp 12,5 juta. Tidak banyak memang, namun paling tidak mereka sukses mengharumkan nama bangsa di jagat eSports.

sumber:http://inet.detik.com/read/2015/11/17/113404/3072990/654/tim-counter-strike-indonesia-juara-di-malaysia